Bahas Banjir Jakarta Bersama Untar dan Northeastern University

DAZeqzkXcAEVDUN
Poster Workshop “Cross Disciplinary Approaches to Analyzing Flood in Jakarta”. Sumber Foto: Twitter

Banjir bukanlah hal asing lagi untuk warga Jakarta, terutama yang bermukim di bantaran kali dan dekat dengan laut. Setiap tahunnya, ada puluhan Kecamatan dan ratusan RT yang dirugikan akibat luapan air sungai tersebut. Di tahun 2016 saja tercatat Ada sekitar 74 kecamatan dan kelurahan 240 RW yang tergenang akibat curah hujan yang tinggi.

Oleh karena itu, pada Senin (22/5), Universitas Tarumanegara (Untar) dan Northeastern University (AS) mengadakan kediatan workshop dan riset yang dilaksanakan di Ruang Seminar Lt. 6 Gedung Utama Kampus I Untar.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini membahas permasalahan banjir yang ada di Jakarta dari berbagai perspektif dengan tema “Cross Disciplinary Approaches to Analyzing Flood Risk in Jakarta”.

flood5
Suasana Workshop “Cross Disciplinary Approaches to Analyzing Flood Risk in Jakarta”. Sumber Foto: Untar.co.id

Para ahli yang menjadi pembicara—Gugun Muhammad (Urban Poor Consortium), Irendra Radjawali (Bonn University), Arya Muhammad Nuhan (Eidara Matadata Presisi), Elisa Sutanudjaja (Rujak), Heri Andreas (Bandung Institute of Technology), Peter Letitre (Deltares), Auroop Ganguly (Northeastern University), Wied Winaktoe (UNTAR), Pritta Andrani (Petabencana), Mahardika Fadmastusi (Petabencana), Nashin Mahtani (Petabencana), Alldo Fellix Januardy (Jakarta Legal Aid), Ernan Rustiadi (Bogor Agricultural University), Kemal Taruc (UNTAR), Yu Sing (Akanoma Studio), Ivana Lee (Community Architect), Lizzy Warner (Northeastern University)—yang di moderatori oleh Alessandra Renzi (Northeastern University), Kian Goh, Gavin Shatkin ini mendiskusikan masalah banjir yang setiap tahunnya melanda kota Jakarta bersama para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, LSM, dan komunitas.

Tidak hanya mendiskusikan permasalahan banjir, tetapi kegiatan workshop dan riset ini juga akan mencari solusi untuk mengurangi terjadinya banjir terutama dimusim penghujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s